Sekolah.org

Go Back   Sekolah.org Ekstrakurikuler Sastra

Reply silakan bergabung untuk ikut diskusi :-)
 
Thread Tools
Old 10 September 2015, 11:03 PM   #1
Nattasha Junielle
Senior Member
 
Nattasha Junielle's Avatar
 
Bergabung: Jan 2013
Location: Medan
Posts: 156
Nattasha Junielle is on a distinguished road
Post UNCLE ep 5b [END]

Maria terbangun dari tidurnya. Sudah pagi tapi dia tidak melihat bunda di sampingnya. Oh Iya. Maria baru ingat kejadian semalam. Bunda di ambil oleh anak buah Mr. Kim.

"Hah...hah....hah....." seorang anak kecil ngos-ngosan sambil menghampiri Maria.

"Kak... mamanya kakak udah di bunuh sama Mr. Kim....," ujar anak itu lalu pergi.

Maria shock. Seperti disambar petir. Maria memeluk lututnya.

"Hikss... bunda.... bunda...." isak Maria.

Maria sangka dia dan bunda akan dijual ke luar negeri secara bersamaan oleh Mr. Kim. Ternyata sang bunda telah dibunuh.

***

Mr. Kim duduk di singgasananya. Menyalakan pemantik dan membakar rokoknya. Mr. Kim melirik salah satu anak buahnya.

"Saya yakin Fathoni masih ada di sekitar sini. Saya yakin dia mencari ibu dan anak perempuannya yang baru saja kita sandera," ujar Mr. Kim.

"Dari mana anda tahu?" tanya salah seorang anak buahnya.

"Dia menyusup ke markas kita tepat saat kalian menyandera ibu dan anak perempuan itu. Dia pasti sangat dekat dengan mereka berdua," jawab Mr. Kim.
Anak buahnya mengangguk tanda mengerti.

"Ambilkan aku dua bola mata yang masih tersimpan di lab. Masukkan kedalam sebuah tabung air agar bola matanya tidak membusuk. Dan jika Fathoni kembali, berikan tabung bola mata itu padanya. Katakan itu bola mata anak perempuan si pencuri heroin. Aku tidak ingin ada gangguan jika aku ingin menjual budak...." tambah Mr. Kim.

***
Fathoni memasuki lebih dalam markas Mr. Kim. Dia mencari-cari ruangan si Mr. Kim. Gotcha!. Ia mendapatkan ruangan itu.

Brakkk!!!!! Fathoni menendang pintu ruangan itu dengan kasar. Fathoni melihat banyak anak buah Mr. Kim dan juga Mr. Kim yang sedang duduk di singgasananya sambil menggenggam sebuah tabung berisi sepasang bola mata.

"Kebetulan sekali!" seru Mr. Kim.

"Kebetulan? Kebetulan apanya?" Fathoni mulai bingung.

Mr. Kim lalu melemparkan tabung yang ia pegang kepada Fathoni.

"Apa ini??!" Fathoni ketakutan. Mr. Kim menyeringai.

"Itu mata dari anak perempuan si penjual heroin. Kuberikan padamu matanya sebagai kenang-kenangan" ujar Mr. Kim. Semua anak buahnya tertawa terbahak-bahak.

"Lebih baik kau menyerah. Aku sudah membunuh anak itu. Lebih baik kau pergi saja karna kau bukanlah seorang intel" ejek Mr. Kim.

Fathoni mengepalkan tangannya. Fathoni ingin menangis tapi tidak bisa. Tawa mereka masih meledak. Telinga Fathoni panas.

"ARGHHHH!!!!" Fathoni menembak semua yang ada disitu.

BANGGG!!! BANG!! BANGG!!!

"AKKHHH!!!!" teriak mereka yang telah terkena peluru Fathoni. Darah bersimbah dimana-mana. Anak buah Mr. Kim yang tersisa masih banyak. Semuanya menodongkan pisau ke arah Fathoni.

DRAGG!!! Fathoni dengan mudah menarik tangan Mr. Kim. Menyeretnya ke lantai. Fathoni mengambil pisau lipatnya yang ada di sakunya.

"Jangan mendekat!" seru Fathoni sambil memamerkan pisau nya. Anak buah Mr. Kim makin menodongkan pisaunya.

SRAAAKKKK!

"ARRRRGHHHH!!!!!!!!!!!!!"

Fathoni menyayat lengan Mr. Kim dengan kasar.

"Jangan mendekat! Atau kuhabisi bos kalian!" seru Fathoni.

SRAAAKKKKK !!!! SRAAAAAKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!
Fathoni memberikan dua sayatan kasar. Mr. Kim sudah terlalu lemas untuk melawan.

Anak buah Mr. Kim makin mendekat.

"JANGAN MENDEKAT KUBILANG!!!" seru Fathoni.

SRAAAAKKKKKKK!!!!! Fathoni mengiris tepat di urat nadi Mr. Kim.

Cuuuuuuurrrrrrrrrr~!
Darah bercucuran dari lengan Mr. Kim.

"Hyaaattt!!!!" Fathoni menusuk satu per satu anak buah Mr. Kim.

BANG!!! BANG!!!! Suara tembakan disana sini.
SRAKKKK SRAAAAKKKK SRAAAKKKK! Suara sayatan juga tak kalah nyaring.

Other Side..
Beberapa anak kecil menghampiri tempat kurungan Maria. Mereka membuka pintu jeruji itu. Entah dari mana mereka mendapatkan kunci.

"Kak! Ayo kabur! Mr. Kim sedang berkelahi di ruangannya. Semua anak buahnya ada di ruangan itu!! Ini kesempatan terakhir kak!!" seru seorang anak.

Mereka berlari keluar dari markas. Anak-anak yang tadi lari sangat cepat. Maria ditinggalkan. Sekarang tubuh Maria melemah. Dia tidak tahu jalan keluar.

Tak jauh dari situ ada ruangan Mr. Kim. Maria memberanikan diri untuk menonton. Maria terkadang menutup matanya jika melihat ada darah mengucur. Dilihatnya seorang yang wajahnya seperti tidak asing lagi.

"Om Fathoni... Is that you?"

***

Bangg!!!!! Suara tembakan terakhir terdengar. Fathoni melihat kedepan. Mr. Kim beserta anak buahnya sudah mati di tangannya. Fathoni tersenyum puas. Lalu dilihatnya lah tabung yang berisi bola mata yang tadi masih utuh tergeletak dilantai. Fathoni membeku.

"Om... makan nasi padang yuk"

"Om... bunda sakau lagi"

"Om... maaf ya"

"Om makasih ya.."

Suara Maria berputar-putar dipikiran Fathoni. Maria merasa tidak berguna. Buat apa iya membunuh semua anggota Mr. Kim sedangkan Maria sudah dibunuh. Dia tidak berhasil menolong Maria.

Fathoni meletakkan ujung pistolnya di kepalanya. Fathoni merasa bodoh. Bodoh. Bodoh. Bodoh.

"Maafkan aku..." isak Fathoni.

"OM!!!" seru seseorang dari pintu ruangan Mr. Kim. Fathoni menoleh.

Dia melihat Maria. Apa ini tidak mimpi? Ini kenyataan, kan?

Maria berlari ke arah Fathoni. Memeluk Fathoni erat-erat.

"Om... om datang untuk menyelamatkan ku kan???" ujar Maria di dalam tangisnya.

Fathoni menjatuhkan pistolnya. Membalas pelukan Maria. Mereka berdua hanyut dalam tangis haru.

"Om... makasih..." ucap Maria.

***
Beberapa bulan kemudian...

Fathoni sudah selesai diperiksa polisi atas kejadian terbunuhnya Mr. Kim dan anggotanya. Masalah itu sudah selesai. Anak-anak hasil sandera Mr. Kim sudah bebas semuanya.

***
Fathoni membantu Maria membereskan barang-barangnya. Maria dan Fathoni akan pindah ke sebuah apartment yang lebih mewah. Fathoni diangkat menjadi pelatih para agen rahasia. Fathoni mengangkat Maria sebagai adik perempuannya setelah sadar bahwa umur mereka tidak terlalu jauh.

Fathoni dan Maria hendak keluar dari apartment yang telah lama mereka tinggali. Maria menatap pintu rumahnya. Maria tersenyum. Tak sadar dia menitikkan air mata.

"Maria..." panggil Fathoni.

"Iya kak?" jawab Maria sambil menghapus air matanya.

Fathoni menarik tangan Maria dan memeluk adik angkatnya itu.

"Menangislah... kakak tahu kau pasti tidak rela meninggalkan rumah lamamu.." hibur Fathoni.

"Hiks... hiks" akhirnya Maria mengeluarkan semua air matanya.

"Tapi, kalau kita sudah tinggal di apartment baru, kau tidak boleh sedih lagi. Karena kakak sudah ada bersamamu. Kita akan bersama. Selamanya. Kau dan kakak...Hanya kita berdua" ucap Fathoni.

END

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Akhirnya cerita uncle ini selesai dengan ending yang engga terduga wkwkwkwk

Terimakasih buat semuanya terutama kak Jawazim yang udah relain namanya di jadiin tokoh disini.
Makasih juga bagi yang udah kritik, saran, dan komen yang aneh-aneh.
Maaf kalau ceritanya kurang bagus atau engga berkenan bagi kalian.
Nattasha Junielle is offline  
Reply With Quote
Old 11 September 2015, 08:49 PM   #2
Aku Ingin Belajar
Senior Member
 
Aku Ingin Belajar's Avatar
 
Bergabung: Jul 2011
Location: Tuban, Jawa Timur
Posts: 198
Aku Ingin Belajar is on a distinguished road
Default

Haha peranku sudah berakhir ya ?

Berarti saatnya aku kembali ke botol , kalo ada apa" panggil aku ya, wkwk
__________________
- Jawazim
Aku Ingin Belajar is offline  
Reply With Quote
Old 11 September 2015, 09:45 PM   #3
Nattasha Junielle
Senior Member
 
Nattasha Junielle's Avatar
 
Bergabung: Jan 2013
Location: Medan
Posts: 156
Nattasha Junielle is on a distinguished road
Default

gyaaaaaaaaa kakak kayak jin aja wkwkwkwk xD

gimana ending nya kak?
Nattasha Junielle is offline  
Reply With Quote
Old 11 September 2015, 10:56 PM   #4
Aku Ingin Belajar
Senior Member
 
Aku Ingin Belajar's Avatar
 
Bergabung: Jul 2011
Location: Tuban, Jawa Timur
Posts: 198
Aku Ingin Belajar is on a distinguished road
Default

Haha bagus", cuma aktingnya kurang, harusnya ada jurus" biar tambar keren, wkwk

__________________
- Jawazim
Aku Ingin Belajar is offline  
Reply With Quote
Old 12 September 2015, 08:26 PM   #5
Nattasha Junielle
Senior Member
 
Nattasha Junielle's Avatar
 
Bergabung: Jan 2013
Location: Medan
Posts: 156
Nattasha Junielle is on a distinguished road
Default

ntar aku karang cerita yg baru kak heheee
Nattasha Junielle is offline  
Reply With Quote
Old 13 September 2015, 06:00 PM   #6
Aku Ingin Belajar
Senior Member
 
Aku Ingin Belajar's Avatar
 
Bergabung: Jul 2011
Location: Tuban, Jawa Timur
Posts: 198
Aku Ingin Belajar is on a distinguished road
Default

Haha boleh", ngarang cerita ninja juga boleh, wkwk
__________________
- Jawazim
Aku Ingin Belajar is offline  
Reply With Quote
Old 13 September 2015, 06:37 PM   #7
Nattasha Junielle
Senior Member
 
Nattasha Junielle's Avatar
 
Bergabung: Jan 2013
Location: Medan
Posts: 156
Nattasha Junielle is on a distinguished road
Default

aaaa~ aku engga suka gituan
Nattasha Junielle is offline  
Reply With Quote
Old 16 September 2015, 04:39 PM   #8
Aku Ingin Belajar
Senior Member
 
Aku Ingin Belajar's Avatar
 
Bergabung: Jul 2011
Location: Tuban, Jawa Timur
Posts: 198
Aku Ingin Belajar is on a distinguished road
Default

Haha Pasti sukanya yg drama" ya?
__________________
- Jawazim
Aku Ingin Belajar is offline  
Reply With Quote
Old 16 September 2015, 05:35 PM   #9
Nattasha Junielle
Senior Member
 
Nattasha Junielle's Avatar
 
Bergabung: Jan 2013
Location: Medan
Posts: 156
Nattasha Junielle is on a distinguished road
Default

iya kak muehehehehehe
Nattasha Junielle is offline  
Reply With Quote
Old 18 September 2015, 07:27 PM   #10
Aku Ingin Belajar
Senior Member
 
Aku Ingin Belajar's Avatar
 
Bergabung: Jul 2011
Location: Tuban, Jawa Timur
Posts: 198
Aku Ingin Belajar is on a distinguished road
Default

Haha anak jaman sekarang haha
__________________
- Jawazim
Aku Ingin Belajar is offline  
Reply With Quote
Reply silakan bergabung untuk ikut diskusi :-)

Thread Tools


Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Post Terakhir
UNCLE ep 5a Nattasha Junielle Sastra 3 10 September 2015 06:37 AM
UNCLE ep 4 Nattasha Junielle Sastra 7 8 September 2015 04:20 PM
UNCLE ep 2 Nattasha Junielle Sastra 10 7 September 2015 06:20 PM
UNCLE ep 3 Nattasha Junielle Sastra 4 7 September 2015 10:32 AM
UNCLE ep 1 Nattasha Junielle Sastra 0 5 September 2015 09:13 PM


Zona waktu GMT +7. Waktu saat ini adalah 06:16 PM.


Powered by vBulletin®
Copyright © Jelsoft Enterprises Ltd.